Selasa, 01 Juli 2008


Berapa besar uang yang harus Anda keluarkan untuk penggunaan telepon selular selama satu bulan ? Mana lebih menguntungkan, memanfaatkan fasilitas telepon seluler atau telepon rumah ? Tahukah Anda, perbandingan biaya yang kita keluarkan untuk satu percakapan atau SMS yang diberlakukan operator selular di negara kita, masih jauh lebih mahal dibandingkan negara lain.

Di Malaysia, tarif yang dikenakan untuk 1 menit panggilan hanya berkisar Rp 1493, Brunei Rp 577 per menit, Thailand Rp 424 permenit, India Rp 518 menit, Singapura Rp 924, Vietnam 819 permenit. Sementara di Indonesia, berdasarkan data yang dimiliki Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), disebutkan biaya setiap pengiriman SMS kepada sesama operator ataupun ke operator lain, konsumen dipotong pulsa sebesar Rp 250 - Rp 300.

Perlu diketahui bahwa jumlah operator selular yang beroperasi di Indonesia jumlahnya mencapai delapan operator. Yakni PT Excelcomindo Pratama (XL), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkomsel), PT Indosat, PT Hutchinson, PT Smart Telecom, PT Mobile-8, dan PT Bakrie Telecom.

BRTI pun melakukan pengkajian lebih lanjut dan menghasilkan data bahwa harga produksi untuk tarif bicara yang dikenakan operator telepon seluler rata-rata Rp 75 per 30 detik. Sementara untuk layanan pesan singkat (SMS) bisa di bawah 50 persen dari tarif bicara tersebut. ?Bahkan, untuk tarif sesama operator (on net) seharusnya gratis,? kata Committee Member BRTI, Kamilov Sagala.

Dari hasil kajian BRTI ditemukan juga, Telkomsel mematok tarif Rp 300-Rp 1.500 per 30 detik ke sesama pengguna layanan Telkomsel. Sedangkan untuk panggilan ke operator lain tarifnya Rp 1.300-Rp 1.600. Lalu untuk SMS tarifnya berkisar Rp 299-Rp 350 per SMS.

Sedangkan tarif Indosat untuk produk IM3 lebih murah dari harga yang dipatok Telkomsel. Untuk tarif bicara sesama operator per 30 detik dikenai tarif Rp 250-Rp 500. Sedangkan untuk panggilan antaroperator dikenakan tarif Rp 650 - Rp 775 per 30 detik. Sementara untuk tarif SMS antara Rp 150-Rp 500 per SMS. ?Dari pemahaman ini, sebenarnya harga-harga yang lain itu bisa jauh lebih murah,? papar Kamilov lebih lanjut.

Biaya produksi SMS pun, seharusnya tidak sebesar itu. Sebab, biaya produksi SMS semakin lama semakin turun. Menurut Kamilov, harga produksi SMS saat kajian itu dilakukan mencapai Rp 74. ?Seharusnya saat ini sudah turun 50%,? ujarnya. Kendati begitu, BRTI tak kuasa menekan operator seluler untuk menurunkan tarif.

Tingginya tarif yang ditatapkan para operator diakui oleh anggota majelis pemeriksa kasus kartel, Erwin Syahrial. Bahkan Menurut anggota BRTI Heru Sutadi, lembaganya memiliki data lengkap soal perhitungan ongkos produksi. Ongkos produksi per SMS hanya Rp 75 , "Sudah disetujui semua operator tahun lalu. Tahun ini bisa lebih murah lagi," ucap Heru.

Namun apa yang menjadi penyebab tingginya tarif, sejumlah operator seluler memiliki pandangan masing-masing. Vice President VAS and New Services PT Excelcomindo Pratama Tbk., operator XL, I Made Harta Wijaya mengatakan operator masih menggunakan pola sender keep all yang disepakati sejak bulan Februari 2000. Pola tersebut artinya yang dapat duit adalah salah satu operator pengirim saja. Umpamanya, SMS dari XL ke operator lain, maka yang dapat duit ya XL saja.

Made mengingatkan, dulu ketika telepon seluler mulai populer, tarif SMS sekitar Rp 250-Rp 350. Namun, kini seiring dengan kian banyaknya pengguna SMS, tarifnya pun makin murah. Penentuan tarif itu berkisar Rp 45 - Rp 350, tergantung layanan masing-masing operator. ?Tarif yang beragam itu, adalah tarif kompetisi dan juga strategi untuk membidik pasar berdasarkan kebutuhan operator,? ujarnya.

Juru bicara Telkom, Eddy Kurnia, menyatakan layanan SMS di Indonesia masih berbasis 'sender keep all' (SKA) sehingga operator penerima SMS tak memperoleh benefit apapun. Padahal, banjir pesan pendek membebani operator yang dituju. Untuk menghindari persaingan antaroperator, banyak promosi SMS on net dengan harga murah atau mengubah SKA menjadi pola interkoneksi.

Soal tarif versi BRTI, Eddy menilai BRTI menghitung berdasarkan perhitungan cost based, yakni SMS masih dianggap sebagai 'value added service', sehingga cost rendah. Sebab tak semua elemen jaringan yang digunakan diperhitungkan.

Juru bicara PT Indosat Adita Irawati menampik anggapan perusahaannya memanfaatkan keleluasaan dari pemerintah dengan mengenakan tarif tinggi. Menurut dia, sangat sulit menurunkan harga karena revenue hanya didapat dari pengiriman SMS. Sedangkan operator penerima tak memperoleh apa-apa. Berbeda dengan tarif interkoneksi suara, yang operator pengirim dan penerima memperoleh revenue.

Adalah hak operator untuk membela diri dengan metode dan keyakinannya. Tapi kewenangan untuk menyatakan benar atau salah, mutlak berada di tangan pemerintah sebagai penyelenggara negara

Wapres Jusuf Kalla

Wapres Jusuf Kalla:
Kenaikan Harga Minyak Dunia, Ada Positifnya dan Ada Negatifnya


DALAM kurun waktu tiga bulan terakhir ini harga minyak dunia melambung tinggi dan sempat menembus batas psikologis, yaitu sampai US$ 96 per barel. Banyak yang mengkhawatirkan hal ini akan mengancam perekonomian Indonesia.

Bagaimana pemerintah menyikapi kenaikan harga minyak dunia? Berikut wawancara Reporter ELSHINTA Krisanti (KS) dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Program Wapres di Radio, Kamis (13/12) siang.

KS : Selamat sore Pak Wapres. Apa kabar ?

JK : Selamat sore. Baik Alhamdulillah...

KS : Bagaimana Bapak melihat permasalahan kenaikan harga minyak dunia ini ?

JK : Harga minyak yang mahal ini tentu masalahnya bukan hanya masalah Indonesia tapi masalah dunia. Artinya bagi negara-negara yang memproduksi minyak tentu menjadi kebahagiaan karena menghasilkan pendapatan yang banyak. Sedangkan bagi negara yang sebagian besar menjadi konsumen minyak tetapi tidak memproduksi minyak tentu menjadi kesulitan yang luar biasa. Kita mesti bersyukur bahwa kita juga memproduksi minyak, walaupun memang hasilnya kurang lebih satu juta barel per hari. Tapi kita juga konsumen minyak yang hampir sama jumlahnya atau lebih banyak sedikit. Jadi pada dasarnya kita memang mengalami efeknya tapi juga ada pendapatan lebihnya. Namun karena ekonomi dunia yang begini tentu adalah masalah-masalah perubahan-perubahan ekonomi secara keseluruhan seperti permintaan dari barang-barang impor dan sebagainya. Jadi plus minus kita ada positifnya dan ada juga negatifnya.

KS : Untuk dampak negatifnya yang memang menjadi kekhawatiran masyarakat, bagaimana Bapak melihatnya untuk Indonesia ?

JK : Kalau ingin mengatakan negatif, subsidi BBM naik sekali. Tahun anggaran 2007 ini diperkirakan kita mensubsidi BBM sekitar Rp 60 triliun dan ini bisa membengkak sampai kira-kira Rp 80 triliun. Tapi yang paling besar nanti tahun depan. Kalau harganya masih sekitar US$ 90 per barel ke atas dan hampir US$ 100 per barel maka subsidinya saja kita bisa sampai RP 130 triliun-Rp 150 triliun. Jadi itu kira-kira tiga kali dari seluruh anggaran pendidikan kita harus membayar subsidi BBM jika terjadi harga sekitar US$ 100 per barel tahun depan. Namun akhir-akhir ini pada minggu-minggu ini sudah turun di bawah US$ 90 per barel lagi.

KS : Bagaimana sebenarnya langkah pemerintah dalam menyikapi harga minyak dunia ini ?

JK : Apa yang dikhawatirkan oleh masyarakat kita tentu sangat wajar sekali. Konsumsi masyarakat yang dikhawatirkan yang pertama ialah minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga dan solar serta bensin untuk kendaraan yang memang pasti mempunyai akibatnya. Tapi kita ingin pastikan bahwa hal-hal ini tidak dinaikkan. Jadi minyak tanah tidak, solar tidak, premiun untuk angkot, taksi dan sepeda motor tidak. Yang sedang dihitung-hitung ialah jika harga minyak dunia naik terus maka konsumsi minyak yang beroktan tinggi seperti pertamax dan sebagainya itu konsumsinya bisa tinggi sekali. Yang membeli itu kan golongan yang pada dasarnya mampu, yang punya mobil, mobil baru, tinggal di daerah-daerah yang baik. Itu targetnya dan yang lain tidak. Pengguna minyak tanah tidak, sepeda motor tidak, truk tidak dan bus tidak. Jadi tenang saja tidak akan terjadi. Jadi kalaupun dinaikkan, yang lagi dihitung hanya efeknya untuk pemakai mobil-mobil yang kita pastikan dia mampu untuk membayar.

KS : Tapi langkah-langkah kongkritnya sendiri sampai hari ini belum ada kepastian apakah memang akan dilakukan pengalihan dari oktan 88 ke 90 atau mungkin memang akan menaikkan harga BBM ?

JK: Perhitungannya pemerintah kita itu kemarin mengansumsikan atau menghitung pada harga minyak dunia sampai US$ 99 per barel. Jadi kalau ini bertahan di US$ 99 per barel atau US$ 100 per barel maka harus segera ada perubahan. Tapi karena sekarang turun menjadi US$ 88 per barel maka bebannya turun jadi kita menghitung ulang dengan daftar harga yang sekarang ini

KS : Jadi kenaikan ini hanya diberlakukan kepada pihak-pihak tertentu dan pemerintah tetap berusaha agar imbasnya tidak pada kenaikan harga kebutuhan pokok ?

JK : Yakin tidak. Karena ini juga penting agar orang jangan terlalu boros memakai kendaraannya sebab macet. Itu salah satunya untuk mengurangi kemacetan juga supaya kalau di Jakarta bisa naik busway atau naik kendaraan umum kalau di daerah-daerah. Jadi ini membuat efek yang lain.

KS : Bagaimana mengontrolnya ?

JK : Pertama ini baru tahap perencanaan dan skenario tertentu berubah karena harga minyak dunia turun. Jadi Tentu dibutuhkan suatu pengawasan, baik oleh Pertamina yang melaksanakannya dan juga masyarakat sendiri.

KS : Baik Pak Wapres. Kita harapkan semoga pemerintah dapat mengatasi kenaikan harga minyak dunia dan semoga kebijakan apapun nanti memang tidak memberatkan anggaran negara serta dapat mengakomodir aspirasi masyarakat. Terakhir apa pesan bapak untuk masyarakat ?

JK : Kalau hubungannya dengan energi kita harus menghemat energi. Energi itu apakah bahan bakar yang kita pakai setiap hari jangan terlalu boros, jangan keliling-keliling kota terus-terusan atau kemana-mana yang tidak penting. Kedua listrik agar dipakai hemat. Kalau keluar kamar matikan, jangan terlalu banyak listrik dipakai karena setiap listrik yang dipakai itu pemerintah mensubsidi begitu besar bisa mencapai Rp 40 triliun setahun jadi kita harus menghemat pemakaian listrik setiap saat. Jadi menghemat energi, apakah itu bahan bakar atau listrik dan sebagainya serta kemudian kita berusaha untuk meningkatkan produksi minyak juga.

KS : Pak Wapres terima kasih atas waktu yang sudah diberikan untuk kami. Kami nantikan kembali waktu bapak dalam acara Wapres di Radio episode berikutnya. Selamat sore dan terima kasih.

JK : Selamat sore. Terima kasih.

Jumat, 27 Juni 2008

62 Orang Masuk Daftar Hukuman Mati

Jumat, 27 Juni 2008 8:29:00

62 Orang Masuk Daftar Hukuman Mati

JAKARTA -- Pemusnahan barang bukti narkoba dan minuman keras (miras) di berbagai daerah mewarnai peringatan Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) di Indonesia, Kamis (26/6). Sementara itu, regu tembak dari Polri bergerak ke penjara kriminal kelas kakap Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, untuk melakukan eksekusi mati terhadap dua terpidana mati kasus narkoba, Samuel Iwuchukwu Okoye dan Hansen Anthony Nwaolisa asal Nigeria, yang dijadwalkan tadi malam.

Total terpidana mati kasus narkoba saat ini 62 orang. Eksekusi seluruh terpidana mati itu, menurut Jaksa Agung Hendarman Supandji, bisa saja dipercepat. ''Mereka adalah para pelaku pengedar narkoba. Sudah ada 57 orang yang akan dieksekusi, dua orang nanti (Kamis) malam. Yang lain (lima orang lagi sehingga total 62 orang--Red), masih dalam proses,'' ungkap Hendarman usai menghadiri peringatan HANI di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/6) siang.

Kepala Polri yang juga menjabat Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN), Jend Polisi Sutanto, mengemukakan, sebenarnya jumlah terdakwa pidana mati kasus narkoba pada 2008 tercatat 72 orang. Tiga orang telah dieksekusi, satu orang meninggal di dalam penjara, lima orang diturunkan hukumannya oleh Mahkamah Agung (MA) dengan dipenjara seumur hidup dan satu orang dipenjara 15 tahun. ''Dengan demikian, (terpidana mati kaus narkoba) tersisa sebanyak 62 orang,'' jelas Sutanto dalam laporannya pada peringatan HANI di Istana Negara, kemarin.

Menyegerakan eksekusi
Sutanto juga memaparkan, dalam penyidikan kasus narkoba, diketahui masih ditemukan sindikat lintas negara yang dioperasikan dari dalam penjara. Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa penjara menjadi pusat pengendalian distribusi narkoba yang relatif lebih aman.

''Karena itu, perlu langkah tepat dan terukur untuk efek jera yang salah satunya adalah dengan segera mengeksekusi terhadap para terpidana mati kasus narkoba,'' kata Sutanto. Dari penanganan kasus dan penyidikan serta proses hukum, lanjut Sutanto, tindak pidana narkoba yang terungkap mengalami peningkatan. Pada 2006, tercatat 17.355 kasus, sedangkan pada 2007 meningkat 30 persen menjadi 22.630 kasus.

Jumlah pelaku tindak narkoba ikut meningkat. Jika data pada 2006 mencatat 31.635 orang, pada 2007 terjadi peningkatan menjadi 36.169 orang (14 persen). Sutanto juga melaporkan terjadi peningkatan barang bukti yang disita. Ganja meningkat 79 persen pada 2007, heroin sebesar 23 persen, serta psikotropika, berupa pil dan tablet, sebesar 166 persen.

Diingatkan Sutanto bahwa saat ini terdapat senyawa kimia baru narkoba jenis precursor yang dapat digunakan sebagai bahan dasar ataupun bahan campuran pembuat narkoba. ''Ini pun harus diwaspadai oleh semua pihak,'' katanya. Seiring dengan maraknya kasus narkoba, menurut Sutanto, jenis kejahatan lain yang terkait dengan peredaran narkoba dunia semakin canggih dan menggunakan teknologi maju. Kejahatan itu antara lain tindak pidana pencucian uang (money laundering), uang palsu, dan pembobolan kartu kredit berskala internasional.

Tingkatkan perang
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya mengajak semua pihak meningkatkan perang terhadap narkoba. ''Perang melawan narkoba mari ditingkatkan intensitasnya agar hasilnya lebih nyata dan lebih baik. Semua memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program nasional kita dan menyelamatkan bangsa,'' katanya.

Sementara itu, kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM), seperti Visi Anak Bangsa yang menggelar aksi simpatik di jalanan pusat Kota Jakarta, meminta pemerintah merestrukturisasi BNN. Pasalnya, lembaga ini belum efektif menekan ancaman bahaya narkoba, malah kasusnya terus meningkat di Indonesia. n zam/wed/dri

Agama Bukan Akar Kekerasan

Dunia Sepakati Agama Bukan Akar Kekerasan

Jakarta-RoL -- Para peserta dan pembicara dalam Forum Perdamaian Dunia ("World Peace Forum"/WPF) yang digelar oleh PP Muhammadiyah pada 24-26 Juni di Jakarta, bersepakat bahwa ajaran agama bukanlah akar dari berbagai kekerasan.

"Tercipta konsensus bersama bahwa agama bukanlah akar tindak kekerasan, tetapi memang kerap kali ajaran agama disalahgunakan dan digunakan sebagai alasan untuk aksi kekerasan," kata Dr William F Vendley, Sekjen "Religions for Peace", sebuah LSM yang bermarkas di New York, Amerika.

Menurut Vendley, forum perdamaian yang dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh dunia, segala agama dan kepercayaan itu juga bersepakat untuk mendesak semua pihak melindungi kaum minoritas.

"Saya tidak menunjuk salah satu 'hidung' penganut agama tertentu, karena sejatinya penindasan terhadap minoritas terjadi hampir di semua agama dan kepercayaan," ujarnya.

Namun, perlindungan terhadap minoritas ini disepakati sebagai hal yang tidak bisa lagi diabaikan bila dunia hendak menciptakan sebuah perdamaian yang hakiki.

"Kesepakatan penting lainnya yang tercapai adalah terkait dengan ketidakadilan berbagai bentuk yang harus segera diakhiri," kata Vendley.

Ia merinci berbagai ketidakadilan di sektor ekonomi, sosial, dan politik terbukti potensial menimbulkan konflik kekerasan, itu sebabnya semua pihak harus didesak agar menyudahi kondisi ini.

Sementara itu Rustem Ibragim Khairov, Direktur Eksekutif Yayasan Internasional untuk Kelangsungan dan Pembangunan Kemanusiaan, menyatakan media massa harus secara aktif mengambil peran dalam upaya perdamaian dunia.

Lewat pemberitaan yang berimbang, kata Rustem Ibragim Khairov, media akan mengurangi eskalasi konflik sekaligus mendorong langkah para pihak berkonflik ke upaya damai.

Pria yang tinggal di Moskow Rusia ini mencermati pemberitaan yang tidak imbang di media massa tentang Islam tidak konstruktif terhadap upaya penciptaan perdamaian dunia.

"Bila media bisa bersepakat untuk mengambil posisi yang imbang dalam memberitakan isu konflik atau perbedaan pandangan, maka provokasi bisa dicegah lebih dini," kata dia.

Rustem mencontohkan media massa di Rusia sudah "terbeli" oleh uang, sehingga kerap kali berita-berita yang ditampilkan tidak berdiri di posisi yang imbang.

WFP tahun ini digelar oleh PP Muhammadiyah dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta dan pembicara dari berbagai negara.
"Sebagai salah satu organisasi berbasis Islam terbesar di Indonesia, PP Muhammadiyah lewat forum ini mendapat semacam stempel kredibilitas peran Muhammadiyah dan Muslim Indonesia dalam upaya penciptaan perdamaian dunia," kata Vendley. antara/is

Maniak Seks, Kenali Gejalanya

Maniak Seks, Kenali Gejalanya
/
Artikel Terkait:
Maniak Seks, Normalkah?
Cenderung Homoseksual, Gimana Dong?
Berfantasi Agar Seks Makin Pede
Perlukah Bercinta Setiap Hari?
Mitos Makanan dan Seks
Jumat, 27 Juni 2008 10:57 WIB
EKSPRESI seksual merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan telah menjadi fitrah bagi manusia sebagai mahluk biologis. Tetapi, jika ekspresi atau dorongan itu begitu kuat dan sering kali seks menjadi lebih dominan ketimbang kesehatan, pekerjaan atau hubungan sehingga kehidupan Anda menjadi terganggu, mungkin saja Anda mengalami perilaku seks kompulsif (compulsive sexual behaviour/CSB).Dalam istilah medis, perilaku seks kompulsif juga sering disebut hiperseks, nymphomania atau erotomania. Ada juga yang menyebut kecanduan seks atau maniak seks. Tetapi dua istlah ini biasanya berkaitan atau merujuk pada tingginya aktivitas seksual bersama penggunaan alkohol, narkoba atau pun perjudian. Menurut penjelasan dalam situs Mayo Clinic, perilaku seks kompulsif secara umum dipertimbangkan sebagai suatu kelainan yang dialami seseorang dalam mengendalikan impuls atau dorongan seks. Akibat kelainan ini, seseorang tak mampu menolak godaan atau dorongan melakukan suatu tindakan yang merugikan diri sendiri atau pun orang lain. Pada kelainan seks ini, perilaku normal yang seharusnya menyenangkan dapat berubah menjadi kebiasaan yang ekstrim.Apa pun itu istilahnya, perilaku seks kompulsif adalah masalah serius yang dapat mengganggu kehidupan seseorang dan bahkan mengancam kesehatan. Tetapi dengan pengobatan dan program-program bantuan, CSB sebenarnya dapat dikendalikan sehingga seseorang dapat membangun kehidupan seks yang lebih sehat. Kenali gejalanyaGejala CSB sangat bervarasi, baik dari jenis maupun tingkat keparahannya. Dorongan untuk tenggelam dalam perilaku kompulsif ini bisa bersifat kronis dan kuat, dan mungkin akan terasa dorongan ini di luar kendali. Secara umum, gejala perilaku seks kompulsif dapat dikenali dari pola-pola perilaku berikut ini:* Memiliki banyak pasangan seks atau affair di luar perkawinan yang sah.* Berhubungan seks dengan pasangan baru yang belum dikenal atau jasa prostitusi* Menghindari keterlibatan emosional dalam hubungan seksual* Menggunakan layanan komersial yang mengumbar seksualitas lewat telepon atau internet * Masturbasi dengan frekuensi sangat sering.* Seringkali melihat atau menggunakan materi-materi pornografi.* Melakukan hubungan seks bersifat masokisme dan sadisme.* Mengekspos atau memamerkan seksualitas kepada umum (eksibisionisme)Orang yang mengalami CSB seringkali menggunakan seks sebagai pelarian dari masalah lain, seperti kesepian, depresi, kecemasan atau pun stres. Ia juga akan membiarkan dirinya terlibat perilaku seks berisiko meski sadar akan konsekuensinya seperti gangguan jantung, penyakit menular seksual atau hilangnya hubungan dengan orang yang dicintai.Pria dan wanita yang mengalami CSB mungkin saja telah menikah atau sedang dalam hubungan serius. Mereka tampaknya hidup normal, namun sebenarnya tidak. Kenyataannya, mereka seringkali kesulitan menciptakan dan mempertahankan keintiman secara emosional. Mereka lalu mencari kepuasan melalui perilaku seks, tetapi pemenuhan kebutuhan itu cenderung tidak tercapai sehingga kehidupan mereka menjadi terasa hampa. CSB juga dapat dialami siapa saja tampa mempedulikan preferensi seksual , baik heteroseks, homoseks atau pun biseks.Penyebab Sejauh ini, para ahli belum dapat memastikan apa penyebab timbulnya CSB. Penelitian ilmiah mengenai kecanduan seks ini masih terbilang baru, dan para ahli masih menyelidiki kemungkinan beberapa penyebabnya antara lain :* Abnormalitas otak. Penyakit atau kondisi medis tertentu kemungkinan dapat menimbulkan kerusakan pada bagian otak yang mempengaruhi perilaku seksual. Penyakit seperti multiple sclerosis, epilepsi dan demensia juga berkaitan dengan CSB . Selain itu, pengobatan penyakit Parkinson dengan dopamine diduga dapat memicu perilaku CSB.* Senyawa kimia otak. Senyawa kimia pembawa pesan antarsel otak (neurotransmiter) seperti serotonin, dopamin, norepinephrine dan zat kimia alami lain dalam otak berperan penting dalam fungsi seksual dan mungkin juga berkaitan dengan CSB meski belum jelas mekanismenya.* Androgen. Hormon seks ini secara alami terdapat pada pria dan wanita. Walaupun androgen juga memiliki peran yang sangat penting dalam memicu hasrat atau dorongan seks, belum jelas apakah hormon ini berkaitan langsung dengan CSB.* Perubahan sirkuit otak. Beberapa ahli membuat teori bahwa CSB adalah sebuah jenis kecanduan yang seiring waktu menimbulkan perubahan para sirkuit syaraf otak. Sirkuit ini merupakan jaringan syaraf yang menjadi sarana komunikasi antara satu sel dengan sel lain dalam otak. Perubahan ini dapat menimbulkan reaksi psikologis menyenangkan saat terlibat dalam perilaku seks dan reaksi tidak menyenangkan ketika perilaku itu berhenti.

Rabu, 25 Juni 2008


detikHot » hoTainment » Seleb Rabu, 25/06/2008 13:09 WIB Donita Shock Dengar Isu Model Bayaran Pebriansyah Ariefana - detikhot Donita (eby/hot) Jakarta Donita mendengar gosip model bayaran yang mencemarkan namanya. Bintang 'Cinta Fitri' itu pun shock. Ia khawatir akan penilaian mereka yang tak mengenalnya. "Gue bener-bener kaget banget, shock. Gue kan anak baru nggak tau apa-apa, eh dapet masalah kaya gini," keluh Donita yang ditemui di Plaza EX, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2008) malam. Menurut bintang 'Bestfriend?' itu , isu model bayaran yang sempat beredar hanya isapan jempol belaka. Namun tak ayal membuat Donita pusing. "Yang aku bingung bagaimana ngeyakinin orang-orang yang nggak tau aku," tambahnya. Walau pusing, Donita tak mau cengeng. Katanya, ia lebih memilih untuk belajar dari kesalahan. Dara 19 tahun kelahiran Bandung itu juga mengaku selalu mensyukuri apa yang didapatkannya.(dit/dit)

Jumat, 20 Juni 2008

Hadirkan Kemudahan Isi Ulang, XL Luncurkan Single Voucher

Jakarta, 26 Februari 2008 – PT. Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) hadirkan kemudahan layanan isi ulang bagi pengguna XL Prabayar (XL bebas dan XL Jempol) dengan meluncurkan Single Voucher atau voucher isi ulang yang sama untuk pengguna XL bebas dan XL Jempol mulai tanggal 25 Februari 2008. Voucher ini berlaku untuk isi ulang dengan voucher fisik maupun elektronik.
GM Marketing Prepaid XL, Bayu Samudiyo menyatakan,”Kami meluncurkan single voucher untuk menghadirkan kenyamanan bagi pelanggan berupa kemudahan saat melakukan isi ulang. Sebab dengan hadirnya single voucher yang dapat digunakan untuk seluruh produk prabayar XL, pelanggan tidak perlu lagi khawatir melakukan kesalahan pada saat mengisi ulang akibat Bayu menambahkan saat ini jumlah pengguna kartu prabayar XL adalah 97% dari total pelanggan XL di akhir tahun 2007 (15,5 juta), 65 % diantaranya adalah pengguna XL bebas.Untuk kemudahan layanan isi ulang XL telah menyediakan poin layanan baik di konter XL seperti XL Center maupun konter kemitraan seperti dengan perbankan melalui ATM, mobile banking, internet banking, SMS Banking dan mitra lainnya seperti PT Pos Indonesia dan XL Kita.
Baik pengguna XL bebas maupun XL jempol dapat menikmati fitur berbasis gprs maupun 3G. Benefit lain yang dapat dinikmati adalah pengguna bisa mendapatkan poin reward melalui program loyalitas pelanggan XL Poin Hadiah. Poin tersebut dapat ditukarkan dengan aneka hadiah langsung (gratis telepon, SMS, dan juga dapat berupa voucher belanja) maupun undian berhadiah uang tunai 2,8 milyar rupiah, 1 mobil BMW 320i, 7 mobil Toyota Rush, 50 motor Yamaha Jupiter MX, 100 unit Sony LCD TV & home theater, serta 135 HP Nokia E90. Untuk mengetahui poin yangdiperoleh, pelanggan dapat mengakses menu info dengan cara tekan *555#.

Trima Kasih Atas Kunjungan Anda Trima Kasih Atas Kunjungan Anda